Indonesian English

Regulasi Suplemen Kesehatan

Pada tanggal 9 September 2015, Pemerintah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi, untuk menggerakkan ekonomi nasional, Pemerintah melakukan serangkaian kebijakan deregulasi, debirokratisasi dan memberikan insentif fiskal. 
Pada tahap I meliputi: 
1. Mendorong Daya Saing Industri Nasional (Deregulasi, Debirokratisasi, Insentif Fiskal) 
2. Mempercepat Proyek Strategis Nasional 
3. Meningkatkan Investasi di Sektor Properti 

Adapun bentuk paket kebijakan yang dimaksud dalam point (1) diatas adalah: 
a) Deregulasi
•    Merasionalisasi peraturan dengan menghilangkan duplikasi/redundansi/irrelevant regulations. 
•    Melakukan keselarasan antar peraturan. 
•    Melakukan konsistensi peraturan. 

Fungsional Pangan Pasar Global

Perkembangan berdasarkan data dari Freedonia, Chris Lee mengungkapkan bahwa permintaan nutraceutical ingredients diprediksi meningkat sebesar 7,2% setiap tahunnya.  Diperkirakan pada 2017 akan mencapai angka USD 30 miliar.  Ingridien tersebut digunakan untuk memproduksi produk akhir dengan total nilai sebesar USD 369 miliar.  “Pertumbuhan ini utamanya datang dari emerging market, seperti Brazil, Cina, India, Meksiko, dan Turki.  Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan jumlah kelas menengah dengan disposable income yang lebih tinggi untuk membeli produk premium,” kata Chris.  Jika permintaan di emerging market terus tumbuh.

untuk produk kesehatan secara umum, maka dorongan inovasi di pasar negara maju –seperti Eropa Barat dan Amerika Serikat agak berbeda.  Di negara tersebut inovasi lebih menekankan pada manfaat kesehatan secara khusus.

Update Regulatory

Seperti kita ketahui bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN akan diberlakukan pada tahun 2015. Badan POM sedang dan telah mengeluarkan beberapa peraturan didalam Suplemen Kesehatan.

Definisi Suplemen Kesehatan yang digunakan oleh Badan POM, sedikit berbeda dengan  Definisi “Health Supplement” yang telah disepakati di ASEAN. Dibawah ini adalah perbandingan kedua definisi Suplemen Kesehatan tersebut :

Contacts

SEKRETARIAT APSKI
Office 8 Lt. 18 A
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan 12190

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
021 294 90448
021 579 80801

Stay Connected

Stay Connected on:

Select Language

Indonesian English